Tuduhan curang yang terus dilontarkan oleh kubu BPN Prabowo-Sandiaga Uno dengan tujuan menggerakkan people power adalah tuduhan yang mengada-ada dan konyol.Semua parpol mempunyai berkas C1 yang artinya mereka punya kemampuan untuk menghitung ulang suara real yang dicoblos pemilih.
Selain itu setiap pasangan calon mempunyai saksi di TPS. Apalagi seperti kita tahu bahwa Partai Keadilan Sejahtera yang merupakan pendukung Prabowo-Sandiaga Uno adalah partai yang paling militan dan mempunyai saksi di TPS saat Pemilu 2019. (Itulah mengapa PKS dan PAN serta Demokrat memberikan sinyal menerima hasil quick count). Belum lagi seruan emak-emak untuk membangun dapur umum di TPS dan gerakan Akbar subuh berjamaah yang juga di pelopori oleh Pasangan calon nomor urut 01.
Dari sekian poin-poin yang ada Bagaimana mungkin terjadi kecurangan oleh KPU ataupun petahana seperti yang ditunjukkan oleh BPN dengan narasi kecurangan yang terstruktur sistematis masif dan brutal itu adalah tuduhan yang sangat lucu aneh dan tidak masuk akal juga serta brutal. Sekian
Comments
Post a Comment