Sugik yang menyebut diri Gus Nur kembali memprovokasi dengan caci maki menghina ulama-ulama dan habaib yang pernah diundang ke istana. Bahkan penceramah youtube yang gemar caci maki dengan bahasa kotor ini menyebut ulama yang pernah diundang ke istana dengan sebutan cebong. Selain itu, Sugik Nur Raharja yang kini berurusan dengan aparat kepolisian menghina Cak Imin dan Romy sebagai pelacur. Pernyataan Sugik ini dilakukan di depan Prabowo-Sandiaga Uno, Amien Rais serta ulama yang berada di barisan oposisi.
Ribuan Jemaah dan Habib Ikut Zikir di Istana Negara
Majelis Dzikir Hubbul Wathon (MDHW) bakal menggelar zikir akbar di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (1/8).
Zikir dan doa bersama itu merupakan agenda para ulama untuk memperingati HUT ke-73 RI.
"Dengan zikir, kami berharap bangsa ini menjadi tentEram, damai dan aman," kata Ketua Umum MDHW KH Musthofa Aqil Siradj, Selasa (31/7).
Musthofa menambahkan, seluruh rangkaian acara tidak berkaitan dengan Pilpres 2019.
Menurut dia, zikir itu merupakan upaya para ulama dan habib untuk merespons segelintir orang yang berusaha memecah belah bangsa.
"Kita berdiri pada posisi bahwa perbedaan itu adalah sesuatu yang bisa menyatukan. Maka, kalau ada yang mau mendirikan khilafah Indonesia, ssikap Hubbul Wathon akan terus mempertahankan NKRI," kata Musthofa.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal MDHW Hery Haryanto Azumi memastikan acara besok dihadiri oleh 2.000 majelis taklim dari berbagai daerah.
Salah satunya dari Banten. Sedangan ulama dan habib yang hadiri diperkirakan mencapai 1.000 orang.
"Kami akan menggalang kekuatan yang mampu menentukan arah perjalanan bangsa. Saya yakin Bapak Jokowi yang sangat cinta ulama ini akan mendukung dan mempertahankan zikir akbar setiap tahun," kata Hery.
Dia menambahkan, zikir akbar ini akan dibuka setelah salat Magrib berjemaah. Setelah itu dilanjutkan dengan lantunan qori, menyanyikan Indonesia Raya, dan sambutan ketum MDHW.
"Selanjutnya sambutan dari Ketua MUI Prof Ma'ruf Amin dan Presiden Joko Widodo. Setelah itu memulai zikir oleh KH Miftahul Akhyar dan Habib Ahmad bin Idrus Al Habsy. Sedangkan untuk doa penutup dipimpin oleh KH Maimun Zubair," kata Hery. (jpg/jpnn).
Comments
Post a Comment