Kepala Humas dan Protokoler UMM, Joko Susilo, saat dikonfirmasi oleh Tirto (5/9/2018) menegaskan bahwa gambar flashmob yang beredar itu palsu. “Tidak benar, Mas,” jawabnya. Joko turut membagi laman klarifikasi yang dilakukan oleh Muhammadiyah Jawa Timur. Intinya, kegiatan yang dilakukan hanya memuat formasi bendera Merah Putih, "KH Ahmad Dahlan", "Student Today", "Leader Tomorrow", "Logo UMM", "Peta Indonesia", dan "Pray For Lombok".
Pesan berantai flashmob mahasiswa baru UMM dengan keterangan teks #2019GantiPresiden adalah gambar asli dengan tambahan konten atau keterangan palsu. Pengecekan foto dan video serta konfirmasi langsung kepada Kepala Humas dan Protokoler UMM telah menegaskan hasil ini. Artinya, informasi yang beredar soal gambar flashmob maba UMM dengan keterangan #2019GantiPresiden termasuk dalam kategori disinformasi.
Bahan dasarnya adalah gambar asli, tapi keterangan lainnya palsu. Disinformasi itu mencoba mengaitkan kegiatan netral dari UMM (representasi ormas Muhammadiyah) seolah-olah mendukung gerakan #2019GantiPresiden.
sumber tirto
Comments
Post a Comment