"Jadi saya sebagai orang tua pasti akan memberikan doa, mendoakan, dan memberikan dukungan, apalagi kalau kita harapkan bahwa yang akan jadi pemimpin nanti adalah pemimpin-pemimpin yang amanah, yang bisa mengamalkan apa yang diamalkan Gus Dur dulu," kata Sinta Nuriyah saat konferensi pers bersama Jokowi di kediamannya. Sinta mengatakan, kunjungan Jokowi ini untuk bersilaturahim dengan tokoh-tokoh masyarakat dan para kiai. Jokowi, kata dia, merupakan figur yang selalu menjaga silaturahmi dengan keluarga Gus Dur.
Sebab, kunjungannya ke rumah Gus Dur ini bukan yang pertama kalinya. Namun, terhitung sudah keempat kali. "Pak Jokowi boleh dikatakan orang yang suka silaturahim. Silaturahim kepada tokoh-tokoh masyarakat, kiai, orang-orang berpengaruh dan sebagainya. Termasuk ke sini, karena saya dianggap sebagai orang tua yang patut dikunjungi," kata Sinta. Menurut Sinta, silaturahim pemimpin dengan para tokoh masyarakat dan ulama menunjukkan keberpihakan pemimpin kepada suara rakyat. Bukan hanya untuk kepentingan golongan ataupun pribadi.
"Artinya kebijakan seorang pemimpin harus berdasar pada kepentingan rakyatnya, bukan kepentingan golongan atau pribadi. Kalau pemimpin seperti ini, ini adalah pemimpin yang patut kita dukung. Aamiin," kata Sinta. Dalam kunjungannya ini, Jokowi mengaku meminta restu kepada Sinta Nuriyah Wahid terkait pencalonan dirinya di Pilpres 2018. "Tadi saya mohon doa restu dari Ibu Sinta Nuriyah," kata Jokowi saat melakukan konferensi pers didampingi Sinta Nuriyah Wahid dan Yenny Wahid. Selain itu, kunjungan Jokowi ini juga dalam rangka memperingati hari lahir almarhum Abdurrahman Wahid yang jatuh pada 7 September 1940. Menurutnya, kunjungannya ke kediaman Gus Dur ini bukanlah yang pertama kalinya, namun terhitung sudah keempat kali. "Jadi hari ini saya ingin mengucapkan selamat ulang tahun untuk almarhum Gus Dur yang ke-78. Sehingga tadi di dalam makan bubur merah-putih," tambahnya.
via republika
Comments
Post a Comment