Hal itu dikatakannya dalam menanggapi pandangan Fraksi NasDem pada rapat Senin (2/4), yang menyoroti masalah permodalan OK-OCE. Anies-Sandi diminta mengucurkan dana Rp5 miliar untuk program OK-OCE di setiap kecamatan agar program itu tidak sebatas pelatihan. Pada Desember 2017 lalu, Wakil Gubernur Sandiaga Uno sempat membantah spanduk janji kampanye Gubernur Anies Baswedan-Sandiaga yang menyebut OK OCE akan memodali UMKM. "Lihat saja di awal, kami enggak pernah janji memberikan modal," tutur Sandiaga, Jumat (15/12). Dalam situs Jakartamajubersama.com milik tim Anies-Sandi, OK-OCE didefinisikan sebagai co-working space yang tidak hanya memberikan ruang fisik, tetapi juga memberikan dukungan modal, akses pasar, dan mentor bagi wirausaha. Namun, tidak ada penjelasan tentang dukungan modal apa yang dimaksud.
Dalam debat kandidat gubernur dan wakil gubernur pada 15 Desember 2016, Sandi pernah menyebut akan memberikan modal sekaligus pendampingan.
"Kami ingin juga modal yang selama ini menjadi momok. Kita melihat bahwa modal kita bisa memberikan antara Rp0, Rp15 juta, Rp20 juta, sampai Rp300 juta. Kita berikan pendampingan kepada mereka," ucapnya saat itu.
via mediaindonesia
Comments
Post a Comment