Berjiwa Negarawan,Ini Alasan Ahok Tolak Hak Asimilasi

Ahok Tolak Hak Asimilasi demi Hindari Kegaduhan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menolak asimilasi demi menghindari kegaduhan. Dia berusaha menghilangkan dendam dengan cara menjalani hukuman sepenuhnya. Pilihan itu diambil demi menghindari kegaduhan di masyarakat jika asimilasi itu dilakukan di akhir masa hukumannya. Asimilasi merupakan proses pembinaan narapidana dengan cara berbaur dalam kehidupan masyarakat sebelum dinyatakan bebas. Pengacara Ahok, I Wayan Sudirta mengatakan Ahok berhak mendapatkan asimilasi pada Agustus lalu. Namun kliennya lebih memilih menjalani masa hukuman penjara sepenuhnya.

"Langkah apapun dia perhitungkan jika menimbulkan kontroversi, silang pendapat, kegaduhan yang merugikan masyarakat, dia berusaha tidak lakukan. Itu pengorbanan dirinya," kata Sudirta kepada CNNIndonesia.com melalui telepon, Selasa (4/9). Dia mengatakan keputusan Basuki menolak asimilasi karena tak ingin mengorbankan kepentingan negara dan masyarakat. Sudirta mengatakan pengorbanan yang dilakukan Basuki bukan kali ini saja. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga memilih mencabut banding demi menghindari kegaduhan di masyarakat. Sudirta mengaku telah menemui Basuki di penjara untuk membahas hak asimilasi tersebut. Dia mengatakan kliennya tersebut percaya bahwa setiap kejadian yang dialaminya atas seizin Tuhan. "Semestinya Agustus kalau dia mau ambil, tapi sampai hari ini tidak dia lakukan," katanya.

Ahok memang manusia langka sebab secara logika seorang narapidana tentunya berharap lebih cepat bebas Lebih Baik Apapun alasannya seperti yang kita lihat akhir-akhir ini banyak sekali narapidana kasus korupsi di Sukamiskin yang menyogok petugas lapas untuk bisa keluar dari lapas. Ahok layak disebut berjiwa negarawan karena lebih peduli bangsa daripada menerima haknya untuk lebih cepat bebas.

via cnnindonesia

Comments