Sebuah akun bernama @abirekso secara berturut-turut menantang Rocky Gerung berdebat dalam beberapa hari ini. Bukannya melayani, Rocky terkesan takut. Tidak ada satupun reply yang dilakukan. Hal ini membuat @abirekso terus membongkar jati diri mantan dosen filsafat UI yang kerap hadir di ILC sebagai pengamat. Abi Rekso yang seorang aktivis tidak luput dari serangan balasan pemuja Rocky agar tidak menyerang pribadi "sang profesor", tapi Abi Rekso punya argumennya sendiri:
1. "Pagi-pagi gue terpaksa harus kasih vitamin untuk para nyemot. Gue, dituduh masuk ruang private @rockygerung . Ini kan tolol, @rockygerung itu sejak dulu menseklarasikan Liberal. Satu-satunya ruang privat dia adalah urusan keyakinan."
2. Urusan seks, hedonisme, selera makan sampai obesesi pakaian itu ruang publik. Hai, para nyemotnya @rockygerung , kalian ngerti ga kenapa kenapa itu menjadi publik. Karena itu daily needs. Dalam teori utilitarian disebut "Public goods".
3. @rockygerung , tolong ajarkan itu penyembahmu. Mau jadi liberal jangan nyembah lobang pantat. Tapi ajak mereka mengenal filsafat. Sampe sini, kaum nyemot masih ada yang mau nuduh gue masuk ruang private @rockygerung ?
4. Gini lho, @rockygerung itu ibarat centaur dalam mitologi Yunani. Tau ga? Manusia, setengah binatang. Dia juga bukan nabi, yang perlu kalian bela untuk urusan beli kondom atau selera sodom @rockygerung . Kalian, saja baru tahu dia lewat tv.
5. @rockygerung yang Kalian kenal smelalui tv adalah produksi hiperealitas. Apa itu ? Sesuatu yang jauh dari sebenarnya. Kalian para nyemot, hanya kenal via TV atau Tweet. Kalian hanya mengkonsumsi kepribadian dia sepersekian, dari yang utuh.
Hajar terus Bro, kalau perlu lewat tantangan resmi "duel-argumentasi" dalam media formal kayak ILC. RG sudah waktunya dibungkam secara intelektual alias kecendekiawanan sehingga para "nyemot"nya tercelikkan matanya.
ReplyDeleteBiasa orang cari panggung, philosopher wanna be.. Mencoba numpamg ketenaran Rocky Gerung. Palingan masih muda. Songong, kliatan bicaranya.
ReplyDeletegorong" yg songong, bs apa dia.. jd pengurus partai aj gagal.. skrng sok maha segalanya kl komen
DeleteOh Ruki Garong.
ReplyDeleteJika ingin terkenal jadilah pribadi yang kontroversi bagi orang yang terkenal
ReplyDeleteSatu yg paling saya ingat, katanya tak ada 1pun kerja Jokowi yg bisa dipuji, ini orang2an kaleeee...
ReplyDelete@rockygerung secara akademis tdk masuk itungan, meskipun ada kesempatan sbg (Asst) dosen di UI seharusnya pada usia 35- 45 tahun sdh memperoleh gelar S2 - S3, namun sampai usia pensiun RG tdk memperolehnya, hal ini menunjukkan rendahnya kemampuannya.,meskipun pemujanya sempat memberi dia gelar professor.
ReplyDeletePada usia dibatas senja, bbrp tahun terakhir, RG mencoba mengambil panggung lain, meskipun hanya sebatas Bidak politisi, dgn kelihaiannya memutar lidah, mempermainkan kata dia mencoba eksis, ya lumayanlah di ILC dijadikan semacam nara sumber atau pengamat, pada event ini, RG terlihat sangat piawi berdebat dgn menggunakan berbagai istilah serta ciri khasnya ketika bicara selalu mendesah....
Kemudian sbg sesama bidak, mereka mencoba melakukan diskusi kebangsaan yg mungkin hny dia dapat bekal dari berbagai sosmed, namun utk hal ini dia gagal. Harus menerima malu yg tdk ketulungan, ditolak bahkan diusir setiba di Bandara.
Dgn adanya tantangan dari @abirekso inilah moment serta ruang gerak RG utk membuktikan siapa dia sesungguhnya, atau akan selamanya jadi bidak politisi. Tdk pernah mjd politisi senayan, ttp tetap menjadi politisi Jalanan.
Alamak...Centaur (Mitologi Yunani), Manusia setengah binatang...busa juga dong dibalik jadi Binatang setengah manusia. Pantes aja cocotnya RG gak pernah sopan sama orang lain (yg full manusia)
ReplyDeleteTapi setidaknya rockgroonk sdh meramaikan dunia sosmed dan e_media, yg sy suka statement dan argumennya kemanapun juahnya melanglang buana akan pasti ke Fakde juga jatuhnya hahahahaha itulah kelebihannya
ReplyDeleteWah keren abis ini bos pertunjukan yg perlu di nikmati nanti di ilc donk biar @rocky garong bisa mingkem
ReplyDelete@rockygerung itu makhluk yg pantas di blejetin, karena ucapannya telah menyesatkan para pemujanya.
ReplyDelete